ASUS ZenFone 2 Laser, Berani Coba Kameranya ?

Kiblat ASUS ZenFone yang diawal rilisnya cukup "pesimis" karena stok yang diberikanya sedikit, ternyata pada kenyataannya penjualanya jauh melebihi ekspetasi. Sudah hampir genap dua tahun sejak peluncuran ZenFone generasi pertama dan ASUS terus "menggoda" pengguna dengan segudang penawaran yang spesial dan kekhasan mereka.

Siapa sangka ASUS sekarang menjadi salah satu brand yang berbobot. Rilisnya smartphone ASUS baru-baru ini pun, nggak mau kalah dengan perangkat kelas premium. Salah satunya yang paling bikin ZenFone 2 Laser sangat terangkat adalah fitur laser auto focus.

Laser Auto Focus - Apa lagi itu ?

laser auto focus zenfone 2 laser

Dengan fitur laser auto focus, bahkan faktanya dapat mengalahkan kecepatan focus iPhone 6S. Hanya membutuhkan waktu hingga 0.03 detik kamera sudah dapat membidik fokus pada objek yang kita tentukan.

Cara kerjanya sama dengan autofocus berbasis infrared, pada dasarnya kamera menembakan cahaya dan cahaya yang ditembakan tersebut kembali untuk memberitahu jarak objek dengan kamera. Setelah itu, autofocus sendiri menyesuaikan diri dengan jarak yang sudah ditentukan. Kecepatannya yang tinggi didapat karena kecepetan pantulan setara kecepatan cahaya yang sangat cepat. Auto Focus model ini juga bisa bekerja pada gelepan dengan baik, karena laser transmitter bisa bekerja tanpa membutuhkan bantuan cahaya.

Kecanggihan tersebut dibekali dengan kamera 13 Megapixel. Diafragma besar f/2.0 5 element Largan Lens, dual tone flash, PixelMaster Camera untuk foto dan video lebih terang hingga 400%. Tentu juga dilengkapi kamera depan 5 Megapixel, namun hanya kamera belakang yang disematkan fitur powerfull tersebut.

Sekilas ASUS ZenFone 2 Laser


Hadir dalam tiga varian berbeda dengan teknologi mutakhir, pembeda dari ketiga varian yakni pada layarnya, 5inch, 5,5inch dan 6inch. Ketiganya berspesifikasi strata yang urut berdasarkan ukuran layar yang merupakan ciri khas ASUS. Dengan dukungan konektifitas 4G untuk menunjang kebutuhan yang lebih tinggi. Didalamnya juga tertanam processor qualcomm mulai dari quad-core hingga octa-core yang menjalankan sistem operasi Android Lollipop 5.0.2 (direncakan ada upgrade ke 6.0).

Meskipun harga terendahnya berkisar 2jutaan, untuk ketahanan layar ASUS berani membekalinya dengan Gorilla Glass 4, Lapisan antigores terbaru dari Corning ini menawarkan daya tahan tahan 2 kali lebih baik saat terjatuh, mereduksi kemungkinan layar untuk pecah hingga 85% dan 2,5 kali lebih kuat dibandingkan dengan lapisan Gorilla Glass 3.

Demi menyediakan kenyamanan bagi pengguna, khususnya saat melakukan streaming video dari YouTube lewat konektivitas data kecepatan tinggi 4G LTE, ASUS menghadirkan Bluelight Filter pada display. Jika diaktifkan, ia akan mengurangi warna biru pada layar sehingga membuat tampilan dan warna display menjadi lebih lembut. Ini akan membuat mata tidak lekas lelah meski melihat ke layar terus menerus dalam waktu lama, menggunakan aplikasi apapun.

Kesimpulan


Rilis dengan kamera premium mebuat pesaing dengan harga yang sama ZenFone 2 Laser, tersingkir. Berkat kamera yang "tidak disangka-sangka" karena model smartphone ini bermain dikelas menengah berhasil menjaga citra premium namun keterjangkauannya.

Menurut pendapat pribadi, dengan kehadiran laser auto focus, bukan untuk membangga-banggakan ASUS atau menjadikannya smartphone yang merajai pada segmen kameranya. Melainkan untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang kian lama membutuhkan efisiensi yang tinggi dan perangkat yang all-in-one tidak melulu harus dengan kamera terpisah namun smartphone bisa membidik moment dengan baik dan tidak kehilangan fokusnya.

Kehadirannya juga merupakan kabar baik bagi yang ingin migrasi ke jaringan 4G namun dengan budget rendah yang memang seharusnya 4G ada pada setiap smartphone yang tidak harus high-end

Perpaduan lengkap tersebut menurut saya yang menjadi incaran pangsa pasar Indonesia yang mayoritas mencari keterjangkauan harga.

Selanjutnya
« Pos Selanjutnya
Sebelumnya
Pos Sebelumnya »